Membuka file dengan ´Send To´
File tak dikenal biasanya dibuka dengan editor teks. Namun, melihat isi file melalui ´Open With..´ terasa merepotkan. Cara lebih praktis adalah dengan membuat shortcut editor dalam menu ´Send to´. Untuk itu bukalah fungsi search Windows saat berada di desktop dengan menekan tombol [F3]. Sebagai nama cantumkan ´SendTo´. Klik ganda pada folder yang ditemukan. Kini buka menu Start dan pilih ´Programs | Accessories´. Tarik editor Notepad dengan tombol kanan mouse ke dalam folder ´Send To´ dan pilih Create shortcut´. Kini Anda telah dapat melihat isi file dengan Notepad.saat start. Tarik saja folder jaringan dengan tombol kanan mouse ke desktop Anda dan pilih dalam context menu ´Create shortcut here´.
Defrag file swap
Biasanya Defrag tidak mengoptimalkan file swap. Namun, ada sebuah trik untukitu: Matikan file swap sebelum defrag dengan memilih Control Panel dalam ‘Start | Setting, kemudian ´System | Properties | Virtual RAM´. Setelah defragmentasi kembalikan setting seperti semula.
Tanpa Startup dengan [Shift]
Folder Startup pada Windows berisi program- program yang otomatis dijalankankan setiap boot ulang. Kadang-kadang kita tidak memerlukannya untuk aktif. Ada trik untuk mencegahnya berjalan secara otomatis pada saat kita tidak menginginkannya aktif. Hal tersebut dapat dilakukan denganmudah. Saat boot, tekan terus tombol [Shift]. Dengan demikian Windows akan dijalankan tanpa mempedulikan Startup.
Mempercepat restart
Bila Anda harus melakukan restart Windows ketika sedang bekerja, biasanya tahapan yang dilalui adalah ´Start | Shutdown | Restart´. Dengan tahapan ini, PC menstart ulang dari awal. Apabila Andaterus menekan tombol [Shift] sebelumnya, proses restart akan lebih cepat karena tidak melalui BIOS.
Menonaktifkan laporan start
Setiap kali boot, tampak laporan ´Windows restart ´. Untuk meniadakan laporan itu editlah file MSDOS.SYS dalam direktori root. Cantumkan ´0´ menggantikan ´2´ pada ´BootDelay=2´.
Cache file swap
Walaupun sistem tidak sepenuhnya terbebani, Windows menyimpan data dalam file swap. Ini dapat berefek negatif bagi performa sistem. Untuk mengatasinya, bukalah file SYSTEM.INI dalam direktori C:\WINDOWS. Tambahkan pada bagian ´[386Enh]´ dengan ´ConservativeSwap fileUsage=1´.
sumber : firman adi hindarsyah
File tak dikenal biasanya dibuka dengan editor teks. Namun, melihat isi file melalui ´Open With..´ terasa merepotkan. Cara lebih praktis adalah dengan membuat shortcut editor dalam menu ´Send to´. Untuk itu bukalah fungsi search Windows saat berada di desktop dengan menekan tombol [F3]. Sebagai nama cantumkan ´SendTo´. Klik ganda pada folder yang ditemukan. Kini buka menu Start dan pilih ´Programs | Accessories´. Tarik editor Notepad dengan tombol kanan mouse ke dalam folder ´Send To´ dan pilih Create shortcut´. Kini Anda telah dapat melihat isi file dengan Notepad.saat start. Tarik saja folder jaringan dengan tombol kanan mouse ke desktop Anda dan pilih dalam context menu ´Create shortcut here´.
Defrag file swap
Biasanya Defrag tidak mengoptimalkan file swap. Namun, ada sebuah trik untukitu: Matikan file swap sebelum defrag dengan memilih Control Panel dalam ‘Start | Setting, kemudian ´System | Properties | Virtual RAM´. Setelah defragmentasi kembalikan setting seperti semula.
Tanpa Startup dengan [Shift]
Folder Startup pada Windows berisi program- program yang otomatis dijalankankan setiap boot ulang. Kadang-kadang kita tidak memerlukannya untuk aktif. Ada trik untuk mencegahnya berjalan secara otomatis pada saat kita tidak menginginkannya aktif. Hal tersebut dapat dilakukan denganmudah. Saat boot, tekan terus tombol [Shift]. Dengan demikian Windows akan dijalankan tanpa mempedulikan Startup.
Mempercepat restart
Bila Anda harus melakukan restart Windows ketika sedang bekerja, biasanya tahapan yang dilalui adalah ´Start | Shutdown | Restart´. Dengan tahapan ini, PC menstart ulang dari awal. Apabila Andaterus menekan tombol [Shift] sebelumnya, proses restart akan lebih cepat karena tidak melalui BIOS.
Menonaktifkan laporan start
Setiap kali boot, tampak laporan ´Windows restart ´. Untuk meniadakan laporan itu editlah file MSDOS.SYS dalam direktori root. Cantumkan ´0´ menggantikan ´2´ pada ´BootDelay=2´.
Cache file swap
Walaupun sistem tidak sepenuhnya terbebani, Windows menyimpan data dalam file swap. Ini dapat berefek negatif bagi performa sistem. Untuk mengatasinya, bukalah file SYSTEM.INI dalam direktori C:\WINDOWS. Tambahkan pada bagian ´[386Enh]´ dengan ´ConservativeSwap fileUsage=1´.
0 comments:
Post a Comment